Cara Mengatasi Permasalahan Dan Solusi Seputar PTK Dalam Aplikasi Dapodik 2016



Assalamualaikum sahabat buka info berbahagia saya akan memberikan tips atau solusi untuk mengatasi permasalahan dalam Aplikasi dapodik 2016 ini. Berikut ini permasalahan yang terkait PTK yang mungkin akan muncul dalam pengerjaan aplikasi dapodik 2016.

1)   Jika Dalam PTK tersebut keluar dan mutasidari sekolah induk tidak boleh langsung dihapus. Akan tetapi PTK di ubah di penugasanya, disana terdapat beberapa pilihan diantaranya. PTK keluar karena mutasi, pensiun, wafat, dll. Isi tanggal keluar atau mutasinya.
2)   Juka ada kesalahan dalam penulisan Nama, Tanggal Lahir, NUPTK pada data PTK perbaikilah kesalahan dalam mengentri melalui vervalptk, data.kemdikbud.go.id dan login menggunakan akun yang sudah di registrasi di sdm.data.kemdikbud.go.id
3)   Dalam pengisian data PTK diisi secara rinci baik perbulan atau persemester tergantung kondisi ril di lapangan. Bisa gunakan tabel Action menu dan pilih lanjutkan data periodik untuk mempermudah pengerjaan.
4)   Apabila data PTK tidak dapat di cek di info GTK berarti ada perbedaan data Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Nama PTK, dan tanggal lahir yang di entri di aplikasi Dapodik dengan database Pusat.
5)   Apabila ketika mengecek data PTK info GTK data sekolah induk tidak ditemukan ada dua kemungkinan. Pertama, PTK tersebut terdapat sebagai PTK induk di sekolah, kedua, PTK tersebut tidak dipilih sekolah induknya.
6)   Mengapa masa kerja golongan atau pangkat PTK, tidak sesuai dengan yang di entri, masa kerja golongan pada tanggal mulai tugas (TMT) golongan atau pangkat. Bila TMT golongan lebih muda dari pangkat, pangkat lebih muda. Maka masa kerja golongan yang di ambil.
7)   Apabila pada saat ubah PTK dan save tidak berhasil muncul keterangan “field masih ada yang merah” ini biasanya akan terjdi pada sekolah swasta, ganti status pegawaian menjadi PNS dan cek kembali pada isinya seperti NIP, SK, CPNS, Sk, PNS jika masih ada yang merah di hapus, setelah itu pilih kembali ke status pegawainya yang asli seperti GTY.
8)   PTK harus di mapping kembali di dalam rombel karena dipembelajaran untuk semester yang sekarang kosong kembali.
9)   Jika ada PTK yang mutasi ( pindah sekolah atau baru ), silahkan diinputkan sesuai dengan surat mutasi atau pindahnya.
10)              Cara membuat rombongan belajar (rombel) sama seperti tahun sebelunya. Namun jika rombel tersebut berlanjut ketingkat selanjutnya, gunakan gunakan fasilitas kenaikan kelas dengan asumsi siswa tetap, tidak di acak atau random. Namun jika di acak kembali maka buatlah rombel baru seperti prosedur awal.
11)              Kurikulum apa saja yang dipilih sesuai dengan ketentuan dari puspurdik sekolah yang terdaftar sebagai pengguna kurikulum 2013 bisa tetap menggunakan kurikulum tersebut. Tapi jika tidak terdaftar sekolah harus menggunakan kurikulum KTSP. 128. Bagaimana cara pengaturan jumlah jam mengajar (JJM) di dalam rombel? Ikuti pengaturan pada pengaturan jam sesuai dengan peraturan mentri tentang kurikulum dan pelajaran modul validasi pengisian data PTK dari Direktorat GTK ( Guru dan tenaga pendidikan).
12)              Untuk mengisi isian rombel pada tabel peserta didik. Lakukan registrasi terlebih dahulu bila peserta didiknya belum diregistrasi, setelah itu klik tabel rombongan belajar, pilih kelas, lalu klik anggota, rombel.kemudian pilih nama dsn mspping ke rombel ya, setelah itu lakukan refresh dengan cara menekan tombol ctrl+f5.
13)              Langkah mengganti kurikulum agar tidak perlu menghapus rombelnya. Silahkan pilih rombelnya, ganti kurikulum yang sesuai dengan mengklik kolom kurikulum. Setelah diganti, klik simpan. Refresh atau tekan CTRL + F5. Klik rombelnya lalu klik pembelajaran setelah muncul pembelajaranya, silahkan edit sesuai dengan struktur kurikulum yang digunakan baik itu KTSP atau kurikulum 2013 lalu klik simpan, jika kurikulum 2013 SMP diganti  ke KTSP SMP, selain mengganti pembagian jam mengajar juga harus menghapus mata pelajaran prakarya. Jika KTSP SMP diganti ke kurikulum 2013 SMP sekolah terpilih kurikulum 2013 SMP hapus mata pelajaran TIK.
14)              Jika kurikulum salah misalnya sekolah bukan merupakan pelaksana kurikulum 2013 akan tetapi memilih kurikulum 2013, maka sekolah harus mengubah yang digunakan pada aplikasi dapodik dengan mengubahnya kekurikulum KTSP.
15)              Jika status honor mengisi pangkat dan golongan, masuk ke aplikasi dapodik pilih tabel PTK, pilih PTK honorer yang terdeteksi memiliki pangkat dan golongan kliik ubah cek di tabel riwayat kepangkatan bila terisi silahkan hapus datanya. Lakukan sinkronisasi agar data perubahanya terkirim ke server dapodikas.
16)              Jika PNS pangkat dan golongan kosong, masuk ke aplikasi dapodik pilih tabel PTK, pilih PTK PNS yang terdeteksi pangkat dan golongan kosong klik ubah cek ditabel riwayat kepangkatanya lengkapi data kepangkataya sesuai dengan SK kepangkatan yang memiliki oleh PTK tersebut, lakukan sinkronisasi agar data perubahanya terkirim ke sever dapodikas.
17)              Jika PNS Nip kosong , masuk ke aplikasi dapodik pilih tabel PTK, pilih PTK PNS yang terdektesi NIP kosong klik ubah cek data PTK pada kepegawaian lalu cek NIP nya lengkapi data NIP sesuai dengan data yang dimiliki oleh PTK tersebut, lakukan sinkronisasi agar data perubshsnys terkirim ke server dapodikas.
18)              Jika nama PTK kosong atau tanpa hurup vokal, cek kembali nama PTK di tabel utama pada aplikasi dapodik bila ditemukan namayang tidak sesuai lakukan editing data. Setelah selesai lakukan sinkronisasi agar data di server dapodik berubah.
19)              Jika nama PTK dengan tanda baca atau symbol, cek kembali nama PTK di tabel utama pada aplikasi dapodik bila ditemukan nama yang ada tanda baca atau simbolnya lakukan editing datanya, selesai lakukan sinkronisasi agar data di server dapodik berubah.
20)              Jika usia PTK tidak wajar, masuk ke aplikasi dapodik pilih tabel PTK, pilih PTK yang terdeteksi memiliki usia tidak wajar, klik ubah cek data PTK pada data tanggal lahirnya ubah tanggal lahirnya diaplikasi dapodik lengkapi datanya sesuai dengan data yang diimliki oleh PTK tersebut, lakukan sinkronisasi agar dat perubahanya terkirim ke server dapodikas.
21)              Jika Kepsek belum dipilih pada beranda aplikasi dapodik terdektesi kepsek belum dipilih maka cek tabel PTK klik nama PTK yang menjabat sebagai kepala sekolah lalu cek tugas tambahan ptk tersebut bila masih kosong silahkan isi sesuai dengan sk kepala sekolahnya, bila tugas tambahan sudah terisi tapi masih tervalidasi cek diisi tabel tugas tambahan pada kolom TST bila terisi artinya terhitung selesai tugas berarti sudah tidak menjabat sebagai Kepsek maka hapus TST tersebut stelah itu refresh tekan tombol CTRL + F5 lalu cek di berandanya.
22)              Jika kepsek ganda, bila pada beranda aplikasi dapodik terdektesi kepsek terhitung lebih dari 1 berarti terdapat 2 PTK yang diimiliki tugas tambahan sebagai kepala sekolah , untuk menghilangkanya buka tabel PTK klik nama PTK yang sudah tidak menjabat lagi sebagi Kepsek, klik ubah cek di data Priodik lalu klik tugas tambahan klik TST tugas tambahan dan isi setelah itu refresh atau tekan CTRL + F5 setelah di perbaiiki silahkan sinkronisasi agar data yang telah dirubah dapat turun ke aplikasi.
23)              Jika jumlah kepala lab lebih dari yang ditentukan , bila sekolah terdektesi jumlah kepala lablebih dari yang telah tentukan berarti terdapat lebih dari 1 PTK yang memiliki tugas tambahan sebagai kepala lab, untuk menghilangkanya buka tabel PTK klik nama PTK yang sdah tidak menjabat kembali sebagi kepala lab, klik ubah cek di data priodik  lalu klik tugas tambahan klik TST tugas tambahan dan isi setelah itu refresh tekan CTRL + F5 setelah di perbaiiki silahkan di sinkronisasi agar data yang telah dirubah dapat  turun ke aplikasi.
24)              Jika jumlah kepala perpus lebih dari yang telah ditentukan, bila sekolah terdektesi jumlah kepala perpustakan lebih dari yang telah ditentukan berarti terdapat lebih dari 1 PTK yang memiliki tugas tambahan sebagai kepala perpustakaan, untuk menghilangkanya buka tabel PTK klik nama PTK yang sudah tidak menjabat kembali sebagai kepala perpustakaan, klik ubah cek di data priodik lalu klik tugas tambahan klik TST tugas tambahan dan isi setelah itu refresh tekan tombol CTRL + F5 setelah di perbaiki silahkan sinkronisasi agar data yang telah diubah dapat turun keaplikasi.
Terimakasihhh ini lah yang dapat buka info share semoga dapat bermanfaat sebagai mana mestinya.

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Cara Mengatasi Permasalahan Dan Solusi Seputar PTK Dalam Aplikasi Dapodik 2016"

  1. Thank gan infonya bermanfaat..
    Mampir ya www.budistudio.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sama sama gays, iya nanti saya mampir ke blog anda

      Delete