Disarankan pasangan suami istri merencanakan hamil anak kedua


Sahabat buka info yang berbahagia saya akan memberikan tips untuk mempunyai anak yang kedua Disarankan bagi pasangan suami istri untuk merencanakan hamil anak kedua saat mereka dalam keadaan sehat secara fisik dan psikis. Agar tujuan tersebut bisa terlaksana, maka keduanya sebaiknya mengadopsi pola hidup sehat di dalam keseharian.
 
Untuk menunjang rencana hamil anak kedua, kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, sebaiknya segera ditinggalkan. Terutama bagi pria, kondisi pekerjaan yang berdampak buruk bagi kesehatan disarankan untuk dihindari karena bisa berpengaruh negatif terhadap kualitas sperma.
Seperti Inilah Kondisi Hamil Anak Kedua
Apa yang dirasakan seorang wanita saat mengalami hamil anak kedua? Kebanyakan dari mereka merasa bahwa kehamilan anak kedua memiliki banyak perbedaan dibandingkan saat pertama kali hamil. Beberapa perubahan berikut adalah yang paling sering diungkapkan saat mendapatkan kesempatan mengandung anak kedua.
1.    Merasakan gerakan bayi lebih cepat
Saat hamil pertama, seorang ibu cenderung merasakan pergerakan janin di usia kehamilan lima bulan, namun saat hamil anak kedua, hal tersebut terjadi lebih cepat. Sang ibu kemungkinan bisa merasakan tendangan Si Kecil sejak usia kehamilan menginjak bulan keempat. Kemungkinan besar, kejadian ini terkait dengan pengalaman di kehamilan pertama. Kini ibu sudah bisa membedakan yang manakah gerakan bayi dan manakah yang bukan.
2.    Janin terasa lebih ke bawah
Wanita yang hamil anak kedua juga memiliki kemungkinan merasakan janin yang dikandungnya memiliki posisi lebih ke bawah jika dibandingkan dengan janin anak pertama. Kemungkinan ini terkait dengan otot perut yang telah mengalami pelebaran akibat kehamilan sebelumnya. Ketika otot perut lebih lemah, maka janin tidak bisa ditopang selayaknya saat otot perut masih normal alias belum merasakan kehamilan.
3.    Perut akan tampak hamil lebih cepat sebulan dibanding kehamilan pertama
Hal berbeda lainnya yang mungkin muncul saat seorang wanita hamil anak kedua adalah perut lebih cepat membesar dibandingkan kehamilan sebelumnya. Hal ini bisa terjadi mengingat setelah persalinan normal yang pertama, rahim seorang perempuan tidak akan kembali ke ukuran semula. Jadi jangan heran jika perkembangan perut saat hamil janin kedua ini menjadi lebih cepat jika dibandingkan kehamilan anak pertama.
4.    Lebih mudah lelah
Kemungkinan lain yang bisa mendera para wanita saat hamil anak kedua adalah lebih mudah lelah. Tentu saja ini bisa dimaklumi sebab saat hamil berikutnya, sudah ada anak pertama di rumah untuk diperhatikan. Ketika mengurus anak pertama ini, akan ada lebih banyak waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengurus mereka.
Mirip dengan masa-masa kehamilan pertama, suami memiliki peran yang sama. Jangan mengira bahwa di kehamilan kedua ini akan terasa lebih ringan bagi istri, sebaliknya, tetap berikan bantuan di dalam kesehariannya sebisa mungkin.
5.    Terasa lebih mudah sakit
Terkait kehadiran anak pertama, hamil anak kedua berpotensi menimbulkan rasa sakit atau nyeri, salah satunya adalah nyeri punggung. Aktivitas sehari-hari ibu hamil yang sering kali diisi dengan menggendong dan mengangkat anak pertama menjadikan nyeri punggung amat mungkin terjadi. Selain itu, varises juga kemungkinan akan muncul lebih parah dibandingkan saat menjalani masa kehamilan pertama.
Ketika menjalani hamil anak kedua, para ibu hamil disarankan untuk tetap mempersiapkan diri dengan baik. Jangan karena pernah menjalani masa kehamilan dan melahirkan anak pertama, kemudian merasa bahwa sudah berpengalaman. Tetaplah persiapkan diri dengan baik karena tiap kehamilan mungkin memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Persiapan juga sebaiknya dilakukan dengan melengkapi segala sesuatu untuk mendukung kehamilan.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Disarankan pasangan suami istri merencanakan hamil anak kedua "

Post a Comment